penemu gravitasi

 

Bukan Cuma Mitos Apel Jatuh: Kisah Dibalik Penemuan Gravitasi Sir Isaac Newton



Hampir semua orang pernah mendengar ceritanya: seorang pemuda duduk santai di bawah pohon, sebuah apel jatuh menimpa kepalanya, dan voila! Teori gravitasi mendadak lahir.

Namun, sejatinya kisah penemuan gravitasi jauh lebih menarik dari sekadar "kejatuhan buah". Penemuan ini adalah buah dari isolasi mandiri saat wabah, obsesi tanpa batas, dan ide radikal yang mengubah cara manusia memandang alam semesta.

Tahun Keajaiban (Annus Mirabilis) dan Wabah Pes

Pada tahun 1665, wabah Pes (Great Plague) melanda London. Universitas Cambridge terpaksa ditutup, dan seorang mahasiswa muda berusia 23 tahun bernama Isaac Newton pulang ke rumah keluarganya di Woolsthorpe Manor untuk mengisolasi diri.

Di sinilah keajaiban terjadi. Di saat orang lain bosan karena lockdown, Newton justru memasuki periode paling produktif dalam hidupnya. Dalam waktu kurang dari dua tahun di rumah perkebunan yang sepi itu, Newton menyusun dasar-dasar:

  • Kalkulus (cabang matematika baru)

  • Teori warna dan optik

  • Hukum Gerak dan Gravitasi

Mitos vs Realita: Apakah Apel Benar-Benar Jatuh ke Kepalanya?

Mitos yang beredar sering menggambarkan apel tersebut mengenai kepala Newton. Namun, menurut catatan kawan dekat sekaligus biographer Newton, William Stukeley, Newton sebenarnya hanya melihat apel jatuh dari jendela rumahnya saat sedang merenung.

Pertanyaan mendasar yang muncul di benaknya saat melihat apel jatuh adalah:

"Mengapa apel selalu jatuh tegak lurus ke tanah? Mengapa tidak menyamping atau ke atas? Pasti ada daya tarik dalam materi bumi yang menariknya."

Newton kemudian melangkah lebih jauh dengan pemikiran yang sangat radikal pada zamannya: Jika gaya tarik ini bisa menjangkau puncak pohon apel, apakah gaya yang sama juga menjangkau Bulan?



Gagasan Radikal: Menyatukan Bumi dan Langit

Sebelum Newton, orang-orang percaya bahwa hukum di Bumi dan hukum di luar angkasa adalah dua hal yang sepenuhnya berbeda. Bumi dianggap tempat yang penuh ketidaksempurnaan, sedangkan benda langit bergerak berdasarkan mekanika ilahi yang terpisah.

Newton mematahkan anggapan itu. Ia menyadari bahwa gaya tarik yang membuat apel jatuh ke tanah adalah gaya yang sama yang menjaga Bulan tetap berada di orbitnya mengelilingi Bumi, serta Bumi mengelilingi Matahari.

Ia merumuskan Hukum Gravitasi Universal:

$$F = G \frac{m_1 m_2}{r^2}$$

Secara sederhana, hukum ini menyatakan bahwa setiap benda bermassa di alam semesta saling menarik satu sama lain. Besarnya gaya tarik tergantung pada seberapa berat massa benda tersebut dan seberapa dekat jaraknya.

Momen Penting dalam Sejarah Penemuan

Wabah dan Isolasi di Woolsthorpe
1665 - 1666

Newton mengamati fenomena apel jatuh dan mulai merumuskan ide awal tentang gagasan gaya tarik bumi yang menjangkau antariksa.

Dorongan dari Edmund Halley
1684

Astronom Edmund Halley mengunjungi Newton untuk menanyakan lintasan orbit planet. Newton mengaku telah menghitungnya bertahun-tahun lalu dan berjanji menuliskannya kembali.

Penerbitan Masterpiece 'Principia'
1687

Newton menerbitkan buku Philosophiae Naturalis Principia Mathematica, karya monumental yang berisi hukum gerak dan hukum gravitasi universal.

Warisan yang Mengubah Dunia

Penemuan gravitasi oleh Newton bukan sekadar teori ilmiah di atas kertas. Penemuan ini menjadi fondasi bagi revolusi industri, memungkinkan manusia merancang jembatan, bangunan tinggi, memahami pasang surut air laut, hingga akhirnya mengirim roket dan astronot meluncur ke luar angkasa.

Meskipun kelak di abad ke-20 Albert Einstein memperhalus konsep gravitasi lewat Teori Relativitas Umum (menggambarkan gravitasi sebagai kelengkungan ruang-waktu), perhitungan Newtonian tetap menjadi pijakan utama yang kita gunakan dalam sebagian besar rekayasa fisika hingga hari ini.


Nama:Shafira & Raudah

Kelas:IX D Fatimah al-fihri

Komentar

Postingan populer dari blog ini

APA ITU PENYAKIT AIN,MENGAPA PENYAKIT AIN ITU PENYAKIT YANG MENGERIKAN DARIPADA CORONA {BY;ahmad hafi abdurrahman ixa}

larangan merokok

Lelahnya Mati Lampu Setiap Hari